Selamat Datang di www.minahasa.go.id Situs resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa
Minggu, 05 September 2010 22:07
       

 
 
 

Tamu Saat Ini : 3
Tamu Hari Ini : 36
Tamu Kemarin : 50
Total Tamu : 609,206
  sejak 02.08.07
IP Address : 38.107.191.81
Opr. System :
Browser :
Lama Akses :
Update : 10.05.2008

Input Suara Rakyat? Klik disini
23 August 2010
jenny songkilawang
yth. buat unit yang mengurusi website ini. beritanya mohon di update terus. biar orang minahasa di perantauan tau informasi tu daerah. berita terakhir 18 juni 2010, skarang so tgl 23 agust 2010.. lama sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii apa dang berita - (jakarta)
10 August 2010
jenny songkilawang
Yth. pejabat pengelola kebersihan pemda minahasa. Tgl.5-6 Agust 2010, kita pulang kampung di Tondano, kong jalan-jalan di sekitar pasar bawah deng atas... aduh... maar dang... tu sampah di mana-mana... nyanda ta urus. makin kacau.. tu pemandangan.. - ()
04 August 2010
jacki
kasihan sx ini Minahasa pe web site. svr perhatikan kwa ini. so ini tu torang mo dp akang info ttg min mar kal bgn mo dp apa ? ini salah 1 media mo tarik infestor. tp nyatanya MENGECEWAKAN. skrg agustus 10 datax juni 07. da beking apa dank ni discap - (langowan)
03 August 2010
Ir. Roddy Tinggogoy, MM
Semoga Pilkada 3 Augustus 2010 baik pilgub dan pilbup berjalan dgn aman, damai, jujur, adil. Tuhan Jesus memberkati. - (Bandung Jawa Barat)
19 July 2010
udin
lanjudkan...kepemimpinanx pak.. - (kampus unima)
15 July 2010
Alvian Sumual
Yth: Bapak Bupati bagaimana mekanisme permohonan bantuan beasiswa Pemkab minahasa, soalnya di Unsrat tempat saya kuliah tidak ada Penggumuman mengenai Beasiswa dari PemKab Minahasa..... Mohon Informasinya....{Lebih Cepat Lebih Baik} Gb..... - (Minahasa Kakas)
25 June 2010
junaidi assa
m tanya apa ada beasiswa untuk penyusunan skripsi..bagi mahasiswa yang berdomisili di minduk??? - (kawangkoan)
18 June 2010
jenny songkilawang
Yth.direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano. Saya usul agar SDM baik teknis maupun administratif di tambah, dan yang sudah ada dibuat suatu sistem yang baik untuk kepentingan masyarakat Tondano, agar masy tidak lari ke luar tondano untuk mencari sistem - (jakarta)
10 June 2010
jenfly
SVR memang top 1 - (langowan)
09 June 2010
Warga Koha
Torang cuma mo blg pa ngoni penguasa minahasa khususnya Bupati (mar so non aktif ley) ataupun Asisten 1.....co buka ngoni pe mata deng hati nurani jgn byk putar bale selesaikan tuh masalah tower di desa Koha ngoni suka so baku bunung tuh disana baru - (Koha)
19 May 2010
Franky Runtulalo
Yth.: Anggota Legislatif di DPRD Kab. Minahasa khususnya yg berasal dr dapil 1.., tolong lia akang kasing tu jalan2 yang ada di desa2 sentra pertanian dan perkebunan, sebab biarpun hasil panen melimpah kalau sarana jalan tidak diperbaiki maka depe on - (Tahuna)
19 May 2010
Franky Runtulalo
Yth : eksekutif & legislatif Minahasa.., sebagai putera minahasa, yang berasal dari desa "KOHA" saya sangat berharap program pembangunan pada T.A 2011 nanti agar benar2 menyentuh sektor2 yg sangat vital, utamanya sektor sarana & prasarana jalan, kare - (Tahuna)
12 May 2010
julian
syaloom.....yth bpk SVR kenapa sampai saat ini "ECENG GONDOK di DANAU TONDANO" belum bersih?? kan di pemkab sdh ada dana untuk pembersihan jgn sampai dana tersebut hnya di slah gunakan org yg tdk bertanggung jawab.tx(julian pers MPK)pineleng - (pineleng)
28 April 2010
anita
for warga KOHA..jgn tunggu tu bupati..dia nda mo ambil pusing tudia ..kita sarankan mneingan ngoni warga koha bergerak sandiri ..serubuh itu tower pake senso potong tu pohong serubuh di menara/tower kalu ngoni mo harap pa vreeke ..percuma so 2 per - (ranomerut)
22 April 2010
julian
syaloom...buat bpk Bupati minahasa SVR dan Kejari supaya lebih pro aktif dalam memberantas korupsi di SKPD2 karena banyak sekali kasus korupsi yang sampai saat ini tidak terselesaikan,dan juga bisa menegur bawahan bapak di dinas pendidikan bidang TK/ - (pineleng)
20 March 2010
jemmy
Syalom!. Sukses buat SVR. Tlg perhatikan tu sampah d kompleks pasar tondano,krn slalu d biarkan smpai bau busuk menyengat. - (tomdano barat)
20 March 2010
rolly
Syaloom!. Skali SVR ttap SVR. Kota tndno mlai ada kemajuan.cuma sayangnya itu soal sampah masih butuh penanganan lbih serius,apa lagi d pasar tdo,tu sampah d tampung smpai bau busuk menyengat. - (tondano barat)
15 March 2010
meidi soriton
yang jadi orang-orang nomor 1dan2 di propinsi dan kabupaten harus asli daerah suami istri jangan ada marga lain - (jakarta)
09 March 2010
timi
hidup SVR....................... - (ranowangko)
25 February 2010
jenny songkilawang
yth. para pengelola web site pemda minahasa Edit trus kua setiap hari, biar info-info terkini seputar minahasa torang di perantauan tau dang. Somo 1 bulan tu berita babagini terus..... Maju trus minahasaku..... Keke Jakarta - (jakarta)
22 February 2010
neybi hermanus
websitenya masih kurang informatif, saya butuh info RPJMD Minahasa tapi nda ada, tolong admin web minahasa ut bisa upload infonya, karena ini penting utk diketahui masyarakat minahasa.trima kasih. - (kapataran)
16 February 2010
Roy Imbar
sebagai warga Minahasa khususnya kota Sonder kita so banyak baca tentang perkembangan kota yang semakin pesat,(ada kain bordiran,ternak,pertanian e lupa taun ini ta dengar ada yg mo ba pete cingkeh rawat jo bagus2 spy hslnya bagus juga. I Jayat Usan - (Pekanbaru)
16 February 2010
jenny songkilawang,skm
Syalom, kita pe sudara2 samua manado...... Untuk info kalo torang pe perkumpulan Matuari Ne Wengkol Wia Jakarta mau HUT Perkumpulan dan Kunci Taong 2009. Tu acara hari Sabtu, 20 Pebruari 2010 di Candi Bentar, Putri Duyung Ancol. Ketua Panitia Bpk.E - ()
30 January 2010
Roy
Sudah saatnya Mando menajadi Kota besar di Indonesia, bahkan mempunyai poternsi menjadi salah satu kota besar di Dunia, banyak yang bisa kita lakukan untuk Sulawesi Utara khususnya manado... Ayo mari bersama membangun Sulawesi Utara, bersama Sand - (Manado Sulut)
15 January 2010
John Datu
Bpk Bupati Yth.......tolong diselesaikan masalah PEMBANGUNAN TOWER DI DESA KOHA jgn sampai menunggu ada korban/pertumpahan darah baru diselesaikan.....GBU... - (KOHA)

SMS KE-75 GMIM
V-Design



16 March 2010 - 23:07 Posted by admin - dibaca 240 kali

PILKADA tetap serentak, hari H belum jelas

Penulis :

minahasa.go.id, MANADO — Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulut tetap akan dilakukan serentak dengan pemilihan bupati/wali kota di sejumlah kabupaten/kota, walau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov dan KPU Sulut rencananya baru akan diteken Kamis (18/3) mendatang. Demikian ungkap personil KPU Sulut, Karyanto Martam, saat dihubungi via ponselnya, kemarin.
Menurutnya, pelaksanaan pilkada serentak itu tak bisa diotak-atik karena telah diatur undang-undang. "Aturannya jelas diatur UU Nomor 12 Tahun 2008," ujarnya, menepis kemungkinan pilkada serentak batal dilaksanakan lantaran mepetnya waktu penandantangan MoU itu dengan jadwal masa berakhirnya jabatan para kepala daerah yang harus ikut pilkada serentak itu.

Hal senada diungkapkan personil KPU Manado, Lucky Senduk. Menurutnya, aturan itu tak bisa tidak harus dilaksanakan. "Pilkada tetap harus serentak. Soal kapan Hari-H pilkada tergantung KPU Sulut karena mereka yang diberi wewenang oleh aturan yang berlaku, khususnya Peraturan KPU No 62 Tahun 2009 untuk menyusunnya," jelasnya, saat dihubungi terpisah.
Dia juga mengingatkan ada tahapan non tahapan dalam pelaksanaan pilkada yang diatur peraturan KPU itu. Dalam aturan tersebut tegas dinyatakan bahwa kegiatan seperti tata cara pencalonan pilkada, jadwal, bentuk, tempat, dan waktu kampanye, serta hari dan tanggal pemungutan suara sudah harus ada 210 hari kalender sebelum hari pemungutan suara.
Soal ini, Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Sulut Rivai Poli menegaskan tahapan pilkada serentak akan dimulai Kamis (18/3) mendatang, seiring penandatanganan MoU dengan Pemprov Sulut itu. "Begitu ditandatangani, saat itu pula tahapan dimulai di mana pemutakhiran data pemilih merupakan tahapan awalnya," tuturnya.

Jika benar KPU Sulut memulai tahapan itu pada 18 Maret mendatang, maka pilkada serentak paling cepat baru bisa digelar 13 September mendatang. Pasalnya, sesuai peraturan KPU No 62 Tahun 2009 itu, kegiatan pemutakhiran data dan daftar pemilih dilakukan paling lambat 180 hari sebelum hari pemungutan suara.
Mengenai tanggal ini, Karyanto menyatakan pilkada serentak masih memungkinkan dilaksanakan Agustus mendatang. Menurutnya, ini merupakan hasil konsultasi dengan KPU pusat yang mengarahkan agar semua peraturan perudang-undangan dikaji dan dijadikan dasar penyusunan tahapan. “Kalau Juli itu memang sulit dilakukan,” paparnya.

Menurutnya, aturannya ada dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 yang di revisi dengan UU Nomor 12 Tahun 2008 serta Peraturan KPU Nomor 62 Tahun 2009. Dari ketiga aturan itu, kata Martam, terdapat peluang pilkada dilakukan Agustus. “Seperti dalam peraturan KPU 62 kan dikatakan paling lambat. KPU dapat menentukan kapan waktu pelaksanaannya,” klaimnya.
Menanggapi pernyataan kedua koleganya itu, Ketua KPUD Sulut Livie Allow mengatakan, pihaknya belum menyusun tahapan. Ia belum mau memberikan pernyataan soal tahapan. “Tunggu saja, kalau sudah ada pasti dipublikasikan,” katanya.

Personil KPUD Sulut lainnya, Franky Tulungen ketika ditanyai soal tahapan menyerahkan hal ini kepada Allow selaku ketua. Sedangkan Jefry Delarue belum bisa dimintai pendapatnya. Dihubungi berkali-kali di nomornya 08124416XXX, ia tidak mengangkat ponselnya.
Sementara itu, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU pusat I Gusti Putu Artha menegaskan, yang harus dilakukan KPU Sulut adalah menyusun dan melaksanakan tahapan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 62 Tahun 2009.
Dia mengingatkan pilkada dilakukan selama 8 bulan, yaitu 6 bulan sebelum Hari H dan dua bulan sesudahnya. Dua bulan sesudah hari H itu diisi dengan pemungutan suara putaran dua di bulan ke 7 jika terjadi dua putaran. “Peraturan ini mengatur waktu tahapan demi tahapannya,” tegasnya, sambil mengatakan telah menjelaskan hal ini ke KPU Sulut.

Dia juga menegaskan pilkada di Sulut tak bisa dilaksanakan Juli nanti atau sebulan sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur seperti diatur dalam UU 32 Tahun 2004. Menurutnya, aturan itu tak lagi mengikat karena adanya UU Nomor 12 Tahun 2008 pasal 235 yang mengatakan pilgub dan pilbup/pilwako yang jarak pelaksanaannya 90 hari dilakukan serentak. “Ini berarti ada beberapa kepala daerah yang masa berakhir jabatannya berbeda,” paparnya.
Sesuai data, masa jabatan wali kota Tomohon berakhir 4 Agustus 2010 mendatang, gubernur Sulut 13 Agustus 2010, disusul bupati Minsel dan bupati Minut pada 15 Agustus 2010, serta wali kota Manado 23 Agustus 2010. Untuk Bolsel dan Boltim, kedua penjabat bupati di dua daerah pemekaran itu dilantik pada 30 September 2008.

Putu juga mengingatkan bahwa Peraturan KPU Nomor 62 Tahun 2009 harus dilaksanakan secara konsisten. Jika dipaksakan sebulan sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur, maka hal itu dapat mengganggu tahapan lain. “Seperti distribusi logistik dan verifikasi calon independen yang waktunya bisa dua bulan lebih,” tandasnya.(ddt/sto)
Demokrat Diuntungkan
BILA pelaksanaan Pilkada serentak berlangsung September 2010, penunjukan caretaker tak terhindarkan. Tidak ada lagi incumbent. Gubernur dan Penjabat Wali Kota Manado SH Sarundajang, Wali Kota Tomohon Jeferson Rumajar, Bupati Minahasa Utara Sompie Singal, Bupati Minahasa Selatan Ramoy Luntungan harus diganti. Karena masa jabatan mereka rata-rata selesai pertengahan Agustus.

Asumsi selama ini, Pilkada yang kepala daerah-nya dinakhodai caretaker, akan jauh lebih netral. Karena mesin birokrasi tidak dipolitisasi. Aturan ini sebetulnya banyak dirindukan para pejuang demokrasi. Sebab, berkaca Pilkada Minsel (Ramoy Luntungan), Minahasa (Vreeke Runtu), Talaud (Elly Lasut), Sangihe (Winsulangi Salindeho), dan Bolmong (Marlina Siahaan), mereka sebagai incumbent super mulus melenggang lagi ke kekuasaan untuk periode kedua.
Saat ini, kasusnya berbeda. Secara kasat mata, bila Pilkada molor September (dari jadwal semula Mei), Partai Demokrat yang berambisi memenangkan pertarungan sebanyak-banyaknya jelas diuntungkan.

Caretaker Gubernur dan Bupati/Wali Kota nantinya, hampir pasti dikuasasi ‘birokrat-birokrat’ Demokrat. Sebagai partai penguasa, Depdagri pasti memuluskan.
Lima tahun lalu, konon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan EE Mangindaan memuluskan Lucky Harry Korah, pejabat eselon 1 di pusat. Hanya saja, ketika itu, Demokrat yang masih menikmati bulan madu kemenangan Pilpres, belum banyak bermain kepentingan. Sekarang lain. Demokrat menargetkan menang sebanyak-banyaknya.

Prediksi pun muncul, siapa caretaker Gubernur Sulut pasca 13 Agustus? Lucky Harry Korah, bila tidak akan maju di Pilgub Sulut, punya kans besar. Selain Korah, nama Ferdinand Novi Mewengkang masuk nominator. Apalagi santer terdengar, nama Novi Mewengkang, disiapkan Menpan dan reformasi birokrasi EE Mangindaan untuk menduduki jabatan eselon 1 di kementeriannya. Nama lain, Sekprov Robby Mamuaja. Karena harus pejabat eselon 1 yang memegang caretaker.
Sedangkan caretaker di Tomohon, Manado, Minut, Minsel, Boltim, dan Bolsel, nama-namanya juga ditentukan Depdagri berdasarkan usulan Gubernur Sulut.(feryando lamaluta) (Sumber Harian Manado Post)

<< Sebelumnya
Kirim berita ke teman | Print Berita