Dinas Kehutanan Minahasa Kumpul Spesies EndemikTRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kepala Dinas Kehutanan Minahasa, Wenny Talumewo mengatakan, pihaknya saat ini mulai mengkoleksi spesies tanaman endemik di Minahasa.
Saat diwawancarai Tribun Manado, Jumat (6/1/2012), Talumewo menjelaskan, pengumpulan spesies endemik tanaman ini dilakukan sebagai persiapan koleksi tanaman di Kebun Raya Minahasa. Menurutnya, pengumpulan spesies tanaman endemik Minahasa dilakukan secara bertahap.
Dirinya menjelaskan, sampai saat ini pihaknya baru mengumpulkan tiga spesies tanaman endemik Minahasa, yaitu kayu hitam (eboni), pohon cempaka, dan pohon kanonang. Menurutnya, tiga jenis pohon ini diambil dari daerah berbeda di Minahasa.
"Proses pengumpulan spesies tanaman endemik di Minahasa membutuhkan waktu yang panjang. Sebelum ditanam di Kebun Raya Minahasa, pohon tersebut harus disemai di lokasi yang telah disediakan. Butuh waktu sekitar dua tahun sebelum dipindahkan ke lokasi Kebun Raya Minahasa," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, pembangunan kebun raya ini memerlukan waktu yang lama, karena proses pengumpulan dan pembibitan tanaman memerlukan waktu yang mencapai beberapa tahun.
Saat ditanya apakah pihaknya juga akan mengambil spesies tanaman khas dari daerah lain diluar Minahasa, Talumewo mengatakan, pihaknya memang akan mengambil tanaman dari daerah lain. Namun kegiatan ini akan dilakukan setelah proses pengumpulan tanaman endmik Minahasa selesai dilakukan.
"Kami terus bekerja mengumpulkan tanaman endemik Minahasa. Memang memerlukan waktu yang panjang. Kebun Raya Bogor saya yang telah berusia ratusan tahun masih terus mengumpulkan koleksi tanaman," ujarnya. (luc) (Tribun News.com)
|